five book unfinish

saya dari dulu punya hobi baca buku baik fiksi maupun non fiksi. dari yang dulu zamannya suka membaca buku sastra lama seperti siti nurbaya, layar terkembang ,dibawah lindungan kabah diwaktu SMP. selera yang mulai berubah ketika SMA dengan membaca buku teenlit, novel pop such as Mira W, marga T,.  ketika kuliah jenis bku yg dibaca pun semakin beragam mulai dari pinjaman teman, rajin menyatroni taman bacaan hingga beli sendiri (walopun ini sangat jarang heee).

ketika kuliah mulai suka membaca novel tebal-tebal such as Dan Brown series (davinci code, angel and demon, digital fortress, ), the twilight saga series,  teenlit, metro pop, novel islami hingga novel harlequin.  well well mungkin minat baca saya yang tinggi berbanding lurus dengan banyaknya waktu luang diwaktu kuliah. kayaknya sangat gampang melahap 1 buku dan brown dalam 3 hari.

tapi minat baca itu seperti nya sirna ketika umur saya bertambah dan saya sudah mulai bekerja.

seharusnya dengan bekerja akan begitu mudah mendapatkan buku apa yang saya ingin kan. mungkin persangkaan itu betul. saya setelah bekerja memang banyak buku yang dibeli. satu kali ke gra***ia saya bisa membeli 2-3 buku. tapi entah kenapa buku tersebut jarang tersentuh bahkan teranggurkan hingga berbulan. padahal kebanyakan buku yang dibeli adalah best seller dan sebenarnya sangat menarik untuk dibaca. tapi lagi lagi itu tidak membuat saya begitu gampang menamatkan satu buku.

gambar

  1. 99 cahaya dilangit eropa

Kisah seseorang  yang  pernah tinggal di Eropa yang pernah mengunjungi  jejak jejak islam di Eropa . mengunjungi spanyol, austria, prancis hingga turki. Alasan membelinya karena  ada embel-embel Eropa. Karena dari dulu saya punya curious lebih terhadap Eropa. Benua yang sangat unik pusat peradaban ilmu pengetahuan dan peradaban.  Dan mimpi saya ingin menjejakkan kaki  suatu hari disana baik itu untuk sekedar jalan-jalan ataupun belajar disana (my big dream)…

Buku ini belum satu lembar pun terbaca (sudah 2 bln semenjak dibeli)

2.  Yang galau yang meracau.

Beli ketika book fair di istora. Tertarik karena waktu itu kayaknya kata kata “galau” lagi hits banget dan saya lagi galau-galau nya #eeaaa. Tapi ternyata galau yang dimaksud di buku ini bukan sperti yang saya pikirkan.

Sejauh ini baru sepertiga yang dibaca

3.  Antologi rasa

Novel  metropop best seller, sebenarnya ceritanya bagus. Tentang persahabatan tiga orang 2 cowok satu cewek yang bisa dibilang terlibat cinta segitiga. Tapi ceritanya dibahas tidak picisan. Novel itu ditulis dalam 3 sudut pandang berbeda dari 3 orang tersebut. Disini kita belajar bagaimana mencintai orang setelah mendapatkan impian kita itu kadang tidak seindah harapan kita.

Lagi-lagi baru terbaca seperempat (karena novel ini lumayan tebalnya

4.   Nasionalisme

Buku nya pandji, tertarik belinya karena nge follow twitter nya pandji., orang yang sangat concern mengkampanyekan  semangat nasionalisme. Bukunya bagus  banyak sekali hal-hal yang dibeberkan tentang indonesia yang seharusnya kita bangga sebagai bangsa Indonesia. Bukunya untunglah dikit lagi kelar heee.

5. Negeri  van oranje

Cerita mahasiswa indonesia yang kuliah di belanda. Beli karena tertarik dengan kehidupan mahasiswa di Belanda. Parahnya buku ini udah nyebar kemana-mana dipinjemin ketemen dan sampai sekarang belum sempet ditamatkan (juga).

 Mungkin ada yang mengira ini pemborosan, boleh lah di judge kayak gtu. Tapi jujur dari dulu untuk sebuah hobi saya bisa pol-polan. Semoga saja buku bku tersebut akan segera ditamatkan.

 

2 thoughts on “five book unfinish

  1. Sama…aku dulu kutu buku banget bangeett…sampe dibelain kerja di persewaan komik :p

    Dan sekarang…duuuhhh malesnya. Sampe khawatir Nindy nanti jd ga gemar baca gara2 aku >.<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s